Tampilkan postingan dengan label Minyak Goreng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Minyak Goreng. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 September 2016

IPB: Sawit Paling Cocok untuk Minyak Goreng

JAKARTA– Kelapa sawit merupakan minyak goreng nabati paling sehat dibandingkan dengan minyak nabati lain. Hal ini karena susunan asam lemak jenuhnya yang lebih banyak dibandingkan dengan minyak goreng nabati lainnya. 
Hal itu dikatakan Kepala Seafast Center IPB yang juga dosen di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Prof Dr Nuri Andarwulan dan Executive Secretary Seafast Center IPB yang juga merupakan dosen Biokimia Pangan pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Puspo Edi Giriwono, Ph.D di sela penyelenggaraan Food Ingredient Asia, Jakarta, akhir pekan lalu. 
Menurut Prof Nuri Andarwulan, minyak sawit mengandung hampir 50 persen asam lemak jenuh dan hampir 50 persen lemak tidak jenuh. “Itu satu-satunya minyak nabati di dunia yang punya karakteristik seperti itu,” ujar guru besar IPB ini. 
Selengkapnya :

Sabtu, 17 September 2016

Wilmar Investasi Rp 360 M

Sumber : Investor Daily

JAKARTA - Wilmar Group (Wilmar), konglomerasi agribisnis terbesar di Asia yang erbasis di Singapura, berencana membangun pabrik minyak goreng (migor) di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Nilai investasinya diperkirakan berkisar US$ 30-36 juta atau Rp 300-360 miliar.

"Kami sedang mengajukan izin investasi ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Kalau disetujui, kontruksi pabrik bisa direalisasikan akhir tahun ini," ujar Corporate Legal Wilmar Group Yohannes di acara buka puasa bersama manajemen Wilmar dengan wartawan di Jakarta, Kamis (25/7).
Dia menjelaskan, nilai investasi pabrik penyulingan (refinery) minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) berkisar 5-6 kali lebih besar dibanding pabrik kelapa sawit (PKS). Saat ini, nilai investasi pembangunan PKS berkapasitas 2.500 ton tandan buah segar (TBS) per jam berkisar US$ 5-6 juta Yohannes mengatakan, pabrik migor tersebut merupakan yang pertama di Kaltim. Selama ini, tutur dia, pihaknya mengirimkan CPO ke refinery di Gresik, Jawa Timur, untuk kemudian diolah menjadi migor dan dipasarkan ke beberapa daerah.

Selengkapnya :
http://www.kemenperin.go.id/artikel/6938/Wilmar-Investasi-Rp-360-M